Selasa, 04 Oktober 2022

HUT TNI ke-77 Kodim Brebes Ziarah Pahlawan dan Tilik Purnawirawan


Brebes – Dandim 0713 Brebes pimpin ziarah nasional ke Taman Makam Pahlawan memperingati HUT TNI ke-77 dan HUT Kodam IV Diponegoro ke-72 tahun 2022. Selasa (4/10/2022).

Para peserta ziarah meliputi KBT (Keluarga Besar Tentara) Kodim Brebes yang meliputi jajaran Forkopimda, Subdenpom IV/1-4 Brebes, Minvetcad IV-07 Brebes, anggota Pos AL Kluwut Kecamatan Bulakamba, Satpol PP, Pepabri (Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI-Polri), PPAD (Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat), LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia), FKPPI Cabang 11.13 Brebes, PPM (Pemuda Panca Marga), Hipakad (Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat), dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Kodim Brebes.

Kegiatan diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta dan doa, peletakan karangan bunga, kemudian tabur bunga di pusara, dan ditutup penghormatan terakhir.

Disampaikan Dandim, ziarah dan tabur bunga itu sebagai wujud penghormatan dan mendoakan arwah para pejuang bangsa yang telah memerdekaan bangsa ini.

“Ziarah ke makam pahlawan ini untuk menjaga jiwa patriotisme dari generasi saat ini dan selanjutnya,” tegasnya.

Lanjut Tentrem, para pahlawan kusuma bangsa yang telah gugur dalam membela tanah airnya harus terus dijadikan motivasi dan inspirasi bagi anggota TNI yang masih aktif untuk melanjutkan perjuangan mereka, yaitu keberanian, rela berkorban, pantang menyerah, dan keikhlasan.

Setelah ziarah, Kasdim Brebes Mayor Infanteri Drs. Abdul Asis Lallo, memimpin pelaksanaan anjangsana ke kediaman Mayor (Purn) Suparno (mantan Kaminvet Kalimantan Selatan) di Desa Terlangu RT. 03 RW. 05 Kecamatan Brebes, untuk memberikan tali asih.

Tentrem juga membeberkan, selain ziarah nasional dan anjangsana tersebut, kodim juga menggelar berbagai kegiatan lainnya yakni rehab Mushola Nurul Hikam Desa Watujaya Kecamatan Tonjong (23/9), pembersihan tempat ibadah di Masjid Agung Brebes (1/10), donor darah di Koramil 09 Tonjong (29/9) dan di Aula Jenderal Soedirman Kodim Brebes (3/10).

Kemudian penghijauan/reboisasi di Kampung Pancasila Kelurahan Kamal Kecamatan Brebes (1/10) dan di areal Lapangan Tembak Kodim di Desa Songgom Lor Kecamatan Songgom (3/10) dengan menanam tanaman produktif berupa bibit rambutan, durian, jambu dan pete.

Selanjutnya adalah doa bersama/syukuran selepas sholat dzuhur berjamaah di Masjid Darut Taqwa Makodim Brebes (5/10), serta ditutup dengan jalan santai dan bagi-bagi doorprize (6/10).

Menurutnya, rangkaian kegiatan itu sengaja dilakukan agar HUT TNI ke-77 yang akan jatuh pada tanggal 5 Oktober 2022 nanti menjadi lebih berwarna dan bermakna. (Aan)

Bekas Lapangan Terbang TNI–AD di Songgom Brebes Juga Ditanami Pohon Produktif


Brebes – Sambut HUT TNI ke-77 5 Oktober 2022, Kodim 0713 Brebes juga melakukan kegiatan penghijauan di lahan milik kodim bekas Lapangan Terbang TNI–AD seluas 11,6 hektar, di Desa Songgom Lor, Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Senin sore (3/10/2022).

Disampaikan Dandim Brebes Letkol Infanteri Tentrem Basuki melalui Mayor Infanteri Solekhudin (Danramil 03 Wanasari), ada sekitar 300 bibit pohon produktif yang akan ditanam yaitu bibit rambutan, durian, jambu, dan pete.

“Buah dari bibit pohon yang akan ditanam nantinya diharapkan juga bisa bermanfaat bagi warga masyarakat di sekitarnya,” bebernya.

Lanjut Solekhudin, bibit-bibit pohon tersebut merupakan bantuan dari Balai Penyemaian Bibit Desa Baros, Kecamatan Ketanggungan.

Pihaknya juga melibatkan Forkopimcam Songgom, Komcad, dan juga anggota Saka Wira Kartika binaan Koramil 17 Songgom.

“Kegiatan seperti ini merupakan momen bagus untuk meningkatkan sinergi dan silaturahmi dengan masyarakat sekitar,” imbuhnya.

Terlepas dari reboisasi, sebelumnya kodim telah memanfaatkan 2 hektar lahan tidur di bekas lapangan terbang TNI–AD itu untuk tanam jagung hibrida BISI 79, BISI 321 Simetal, dan BISI 322, dimana saat ini usia rata-rata mencapai 1,5 bulan dan sudah tampak menjulang dalam foto di atas.

Pemanfaatan lahan tersebut merupakan salah satu upaya kodim dalam program ketahanan pangan pemerintah yaitu menstabilkan harga jagung di pasaran. Untuk penggarap lahan dan penanam jagung adalah petani dari Poktan setempat, dimana hasilnya nanti bagi hasil dengan kodim. (Aan/Red)