Minggu, 04 Agustus 2019

Ka Kwarcab Ajak Pramuka Penegak Pelajari Senapan Angin

Brebes | Wartakodimbrebes.com - Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kab. Brebes H. Emastoni Ezam, S.H., M.H, melaksanakan  latihan menembak senapan angin lanjutan bersama anggota pramuka penegak bantara dan laksana, Sabtu (03/08/2019).
Mas Surya Kusuma Aji merupakan salah satu ketua dari Club Tembak Senapan Angin (Black Shooting Club) BSC Brebes tak sungkan dengan penuh dedikasi dan semangat mengajarkan bidik senapan angin di lapangan apel Kwarcab Brebes.
Dibenarkan oleh Wakil Ketua BSC Peltu Sugiharto anggota Kodim 0713/Brebes, bahwa latihan menembak ini rutin dilaksanakan setiap hari sabtu dengan pengenalan dan teknik menembak bidik kering dan bidik sasaran jarak 20 meter. Tutur Peltu Sugiharto di sela-sela latihan.
Kegiatan ini sangat positif diberikan kepada penerus bangsa, seperti pramuka penegak yang secara rutin berlatih disini, mereka sangat antusias ingin mengenal lebih dalam tentang seluk beluk senjata jenis senapan angin ini. Kata Sugiharto.
Kendala dan kerusakan senjata tidak dianggap sebagai masalah besar, sebab dalam setiap latihan menembak ada teknisi yang selalu mendampingi dan sigap setiap saat apabila ada senapan yang trouble atau rusak. (Utsm).

OPERASI MILITER SELAIN PERANG (OMSP) *Bersama TNI Membangun Desa Mandiri dan Sejahtera*

Tidak sedikit masyarakat yang masih beranggapan bahwa tugas TNI hanyalah perang untuk menegakkan kedaulatan negara dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI. Anggapan itu tidak salah, namun sesungguhnya berdasar UU No. 34 Tahun 2004 tentang TNI, untuk melaksanakan tugas pokoknya disamping dilakukan melalui operasi militer perang (OMP) juga dilakukan melalui operasi militer selain perang (OMSP). 

Sesuai Pasal 7 Ayat (2) UU tersebut, dalam OMSP terdapat 14 macam operasi diantaranya memberdayakan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai dengan sistem pertahanan semesta serta membantu tugas pemerintahan di daerah yang diantaranya diimplementasikan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).

Demikian penjelasan Kapendam IV/Diponegoro Kolonel Arh Zaenudin, S.H., M.Hum., terkait pelaksanan program TMMD Reguler yang hingga tahun 2019 ini sudah memasuki periode ke-105, di sela-sela kegiatan pemantauan TMMD Kodam IV/Diponegoro.

Diterangkan Kolonel Arh Zaenudin, melalui TMMD, TNI berupaya untuk membinaan dan memberdayakan semua potensi yang ada, mulai dari geografi, demografi maupun kondisi sosial menjadi potensi pertahanan baik pada aspek ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan maupun aspek-aspek berpengaruh lainnya, sehingga dapat meningkatkan ketahanan wilayah dalam menghadapi setiap kemungkinan ancaman.

Secara bottom-up mulai dari musyawarah desa bersama Babinsa, program TMMD diusulkan dengan  berdasarkan sekala prioritas. Adapun sasaran kegiatan pada TMMD Reguler ke-105 kali ini adalah wilayah/daerah-daerah yang berkategori pra sejahtera, daerah perbatasan maupun daerah rawan yang perlu mendapat perhatian lebih dibanding desa yang lain.

Hal ini merupakan bentuk komitmen TNI yang akan selalu hadir bersama-sama masyarakat untuk membantu pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan masyarkat maupun mewujudkan kesejahteraan, baik melalui peningkatan kehidupan ekomomi maupun pembangunan dan peningkatan atau perbaikan fasilitas infrastruktur seperti jalan, jembatan, irigasi, sanitasi warga serta fasilitas-fasilitas umum lainnya.
 
Menurut Kapendam, pembangunan jalan, jembatan, talud irigasi dan pembagunan rumah tidak layak huni (RTLH) serta infrastruktur lainnya pada sasaran fisik TMMD Reguler ke 105 tahun 2019 merupakan hal yang relevan untuk mewujudkan cita-cita nasional dalam rangka memajukan kesejahteraan umum.

“Jalan, jembatan dan irigasi merupakan sarana vital yang mutlak harus terpenuhi bagi masyarakat pedesan yang mayoritas berprofesi sebagai petani”, ungkapnya.

Dengan tersedianya sarana jalan, jembatan dan saluran irigasi yang memadai tentu laju perekonomian juga akan semakin lancar, karena aktifitas para petani mulai dari pengolahan lahan hingga pasca panen maupun aktifitas usaha perekonomian lainnya seperti peternakan, pariwisata dan perdagangan/UMKM akan berjalan lancar, imbuh Kapendam.

Dikatakan Kapendam, Gubernur Jateng H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP.  saat membuka TMMD Reguler ke 105 di lapangan Trimurti, Dukuh Marangan, Desa Jimbung, Kec. Kalikotes, Kab. Klaten, sudah menerangkan bahwa TMMD merupakan program terpadu antara TNI dan pemerintah dalam rangka pemerataan pembangunan dan mensejahterakan masyarakat.

“Gubernur ingin seluruh desa di Jateng semakin maju dan mandiri. Beliau juga ingin kehidupan rakyat Jateng semakin sejahtera. Pada prinsipnya, masyarakat kita harus betul-betul dapat hidup secara baik, sehat dan sejahtera”, imbuhnya.

Menurutnya, penyampaian tersebut tidaklah berlebihan dan tidak mengada-ada. Dandim 0723/Klaten Letkol Inf Eko Setyawan, S.E, Dandim 0730/Gunungkidul, Letkol Inf Noppy Laksana Armyanto dan Dandim yang lain selaku Dansatgas TMMD juga meyakini bahwa pembangunan jalan, jembatan dan irigasi sangat strategis untuk mendorong perekonomian masyarakat yang mayoritas berprofesi sebagai petani, peternak, wiraswasta dan buruh harian lepas.

Senada dengan pernyataan tersebut, Kepala Desa Jimbung, Kec. Kalikotes, Kab. Klaten, Siti Sumarsih juga sangat yakin dengan adanya pembangunan jalan di desanya dapat meningkatkan potensi yang ada seperti penangkaran burung jalak dan wisata Sendang Bulusan yang nantinya akan meningkatkan perekonomian masyarakat di desanya.

Hal tersebut juga dibenarkan warga Desa Banaran, Kec. Playen Kab. Gunung Kidul, yang salah satunya adalah Sunardi. Dirinya berharap dengan dibangunnya infrastruktur jalan, roda perekonomian bisa lebih berputar. Jika jalan bagus maka aktivitas warga jadi semakin mudah, mau ke sawah jadi gampang, ke pasar atau mengantar anak ke sekolah juga lebih cepat.

Demikian pula dengan pembangunan RTLH bagi warga yang kurang mampu. Dengan telah memiliki rumah yang layak, beban kehidupan akan berkurang dan mereka dapat tinggal lebih sehat dan nyaman. Bila mereka sudah merasa sehat dan nyaman dengan sendirinya akan lebih bersemangat dalam bekerja untuk memenuhi kebutuhan yang lainnya, terang Kapendam.

Seperti apa yang disampaikan Mbah Serun (80) yang tinggal Dusun Grogol, Desa Jatimulya,  Kec. Suradadi, Kab. Tegal dan Mbah Yatin (75), yang berdomisili di Desa Kalikondang, Kecamatan Demak Kota. Keduanya sangat bersyukur karena dengan ketidakberdayaanya, rumah yang sudah puluhan tahun dihuninya direhab TNI. Diungkapkan bahwa keinginannya untuk merehap rumahnya sudah sangat lama, tetapi jangankan untuk merehab rumah, untuk hidup sehari-hari saja serba kekurangan.
Sedangkan terkait aspek kesehatan lingkungan, persoalan sanitasi juga menjadi perhatian serius pada TMMD 105. Masih banyaknya warga yang belum memiliki sanitasi keluarga di selesaikan melalui pembangunan jamban-jamban keluarga.

Kapendam juga mengungkapkan, dari data yang berasil dihimpun, pada program TMMD Reguler ke 105 ini telah dibangun sarana jalan sepanjang 8,8 KM, jembatan sepanjang 12 M, talud pengaman jalan dan irigasi sepanjang 1 KM, RTLH 39 unit dan pembangunan sarana pendukung lain seperti jambanisasi dan rehab tempat ibadah serta pos Kamling. Belum lagi dengan program TMMD Sengkuyung yang digelar di Kodim jajaran Kodam IV/Diponegoro.

“Alhamdulillah semua berjalan sesuai rencana, berkat kerja sama dan peran serta seluruh komponen masyarakat yang telah bergotong-royong untuk memajukan desa mereka”, ungkapnya.

Hal tersebut senada dengan apa yang disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., saat meninjau kegiatan TMMD di wilayah Kodim 0712/Tegal beberapa waktu lalu.  Semua masyarakat ikut terlibat untuk bersama-sama berpartisipasi dan berperan serta dalam kegiatan di TMMD, agar semua merasa ikut andil dan terlibat sehingga merasa ikut memiliki. Bila sudah merasa memiliki maka merekapun akan menggunakan dan memelihara secara bersama-sama.

"Semua ikut berpartisipasi/berperan sesuai situasi dan kondisi. Yang masih kuat bisa ikut bekerja menata batu, atau ikut menyediakan air minum,  atau membantu materiil yang dibutuhkan”, pintanya.

Disamping menumbuhkan semangat gotong royong, salah satu sasaran yang juga harus dicapai adalah terbangunnya hubungan emosional/kedekatan TNI dengan Rakyat. Hal ini diaplikasikan dengan bersatunya TNI-Rakyat dalam setiap kegiatan bahkan Anggota TNI yang terlibat satgas TMMD juga tidur di rumah penduduk.

Begitupula dengan uang makan mereka juga dimasak di rumah tersebut dan dimakan bersama-sama keluarga mereka. Selama 1 bulan mereka akan selalu bersama dalam satu keluarga sehingga bisa turut merasakan suka dan dukanya. Diharapkan hubungan ini akan terus dibangun walaupun TMMD telah selesai dilaksanakan dalam hubungan keluarga asuh TMMD.

Bukan hanya itu saja, selain mendapat program pembangunan infrastruktur,  dalam rangka mengantisipasi dampak disrupsi teknologi, masyarakat juga dibekali dengan wawasan kebangsaan, bijak bermedsos, penanggulangan terorisme dan radikalisme.

"Masyarakat pedesaan juga harus melek teknologi dan memiliki wawasan yang luas agar mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi", imbuhnya.

Sedangkan pada aspek ekonomi, untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi rakyat, Satgas TMMD juga memberikan bekal kepada masyarakat desa tetang ilmu pengetahuan dan keterampilan pertanian, peternakan, kesehatan dan sebagainya khususnya tentang ekonomi kreatif. Hal yang cukup menarik adalah adanya bantuan alat penetas telur bagi masyarakat sebagai rangsangan untuk tumbuhnya UMKM di setiap desa sasaran TMMD

Kolonel Arh Zaenudin berharap, dengan telah terbangunnya infrastruktur yang memadahi dan bekal wawasan kebangsaan dan ilmu pengetahuan serta berbagai keterampilan, kehidupan masyarakat di pedesaan dapat lebih sejahtera. Desa-desa dipinggiran menjadi desa madiri yang dapat bersaing dengan desa-desa di perkotaan. Inilah tujuan akhir dari OMSP, bersama TNI membangun desa mandiri dan sejahtera.

Senada dengan Kapendam, Bupati Klaten Sri Mulyani pada saat acara pembukaan TTMD di Desa Jebung Kec. Kalikotes Kab. Klaten juga berharap dengan adanya TMMD di wilayahnya, maka desa yang dahulunya kondisi merah/prasejahtera akan menjadi desa yang hijau/sejahtera dan mandiri.

Sabtu, 03 Agustus 2019

Rumah Terbakar di Desa Telaga Brebes

Brebes | Wartakodimbrebes.com – Kebakaran rumah terjadi di Desa Telaga RT. 01 RW. 01 Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, sabtu (3/08/2019).

Rumah milik Tarim (50) yang terbakar bermula pada waktu M. Anton Amanu (20) anaknya yang sedang merebus air dengan menggunakan bahan bakar kayu di dapur depan rumah. Karena angin yang cukup besar berhembus sehingga mengakibatkan api di dapur kayu menyambar tabung gas, kemudian tabung gas terbakar dan menyambar rumah di depannya.

Melihat api sudah membakar rumahnya, Anton berteriak meminta tolong pada warga sekitar untuk memadamkan api. Dikarenakan angin yg cukup besar,sehingga api cepat merambat dan membakar seluruh rumah. Kata Anton

Beberapa waktu kemudian warga berusaha untuk memadamkan api tersebut. Api membakar rumahnya diperkirakan pukul 10.00 dan berhasil dipadamkan 30 menit.

Dalam laporan Babinsa dan Kadus Desa Telaga Ikrom (33) menyampaikan bahwa penyebab kebakaran dikarenakan angin yang cukup kencang dan membakar dan menyambar rumah, tidak ada korban jiwa dan rumah luluh lantak habis terbakar, diperkirakan 70 juta kerugian keseluruhan. Kata Kadus.

Warga diimbau berhati-hati dalam memasak diluar apalagi memiliki dapur diluar rumah, ditambah dengan cuaca angin yang cukup kencang di musim kemarau panjang ini, sehingga sangat mudah mengakibatkan terjadinya kebakaran. Tambah Kadus.

Untuk itu perlunya kesadaran yang tinggi pada masyarakat agar  lebih hati hati dalam memasak diluar disaat angin yang cukup kencang dan musim kemarau. (Utsm).

Kamis, 01 Agustus 2019

Kodim Brebes Latihan Fisik Dengan Barbell

Brebes | Wartakodimbrebes.com - Untuk menjaga kebugaran serta membentuk postur tubuh yang ideal, Personel Kodim 0713/Brebes melaksanakan materi senam barbell yang digelar oleh Staf Operasi, Kamis, (01/08/19).

Sebelum melaksanakan kegiatan, terlebih dahulu dilaksanakan apel pengecekan personel, kemudian pengecekan kesehatan dan selanjutnya dilaksanakan senam peregangan dan pemanasan yang dipimpin oleh Bintara Operasi Serda Muslimin.

Komandan Kodim 0713/Brebes melalui Pasiops Lettu Kavaleri Eko mengatakan, para prajurit terlebih dahulu melaksanakan pemanasan, selanjutnya melaksanakan materi senam barbell di halaman Kodim.
Hal ini bertujuan selain untuk membentuk postur tubuh prajurit yang ideal, juga untuk meningkatkan dan memelihara serta memperkuat kemampuan fisik prajurit, dalam rangka mendukung peningkatan profesionalisme prajurit, dihadapkan dengan tuntutan tugas kedepan yang semakin kompleks, ujar Pasiops.

Dalam pengamatan di lapangan, para prajurit melaksanakan kegiatan dengan penuh semangat dan gembira. Terlihat sangat kompak melakukan kesepuluh rangkaian gerakan senam barbell yang dipandu oleh Serda Muslimin. Hal ini merupakan sebuah kesadaran betapa pentingnya agar badan menjadi sehat dan bugar. (Utsm).

10 Kades Di Ketanggungan Brebes Serah Terimakan Jabatan

Brebes | Wartakodimbrebes.com - Berada di Balai Desa Dukuhturi Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes, 10 Kepala Desa melaksanakan serah terima jabatan di hadapan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ketanggungan. Rabu (31/07/2019).

Diantara kepala desa yang menyerahterimakan diantaranya  Desa Padakaton, Karangmalang, Dukuh Tengah, Tanggungsari, Bulakelor, Kubangwungu, Baros, Pamedaran, Dukuhturi dan Kubangjati.

Dalam sambutan perwakilan Kades baru/terpilih Ahmad Tasdiq , SH menyampaikan ucapan selamat datang kepada semua yang hadir dalam acara serah terima kades lama kepada kades baru terpilih se Kecamatan Ketanggungan, selamat kepada semua Kades Terpilih yang saat ini hadir, saya mengucapkan terima kasih kepada Pj. Kades yang telah menjabat selama kepada desa yang kosong sampai dengan Pemilihan dan pelantikan Kades yang terpilih, Semoga nantinya kita semua dapat membantu mensukseskan semua program pembangunan dari pemerintah. Dan ke depan kita selalu kompak dalam menangani semua program kebijakan pemerintah. Sambutnya.

Kesempatan itu juga Danramil Ketanggungan Kapten Infanteri Sugeng Wiratno menyampaikan bahwa tugas Kepala Desa ke depan semakin berat dan tetap meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik baiknya. Tutur Danramil.

Di Akhir akhir puncak acara tersebut dilakukan penyerahan berita acara sumpah jabatan kades terpilih dan dilanjutkan ucapan selamat. (Utsm).

Lagi Lagi TNI Semprot Padi Di Tonjong Brebes

Brebes | Wartakodimbrebes.com – Kodim 0713/Brebes Koramil 09/Tonjong mulai semprotkan nutrisi di lahan pertanian yang dijadikan lahan percontohan bagi petani, dimana lahan demplot tersebut menggunakan pupuk wijayakusuma Nutrition di lahan sawah milik Khumaedi (56) Desa Purwodadi.

Dimulai dari pengolahan lahan dan dilanjutkan dengan penanaman padi, hingga saat ini sudah mulai terlihat hasil padi menguning, terlihat Danramil Kapten Inf Suwardi beserta anggotanya didampingi PPL Kecamatan Sarjiyo, SP dan Poktan Sidomulyo Desa Purwodadi menyemprotkan di lahan demplot dengan pupuk nutrisi wijaya kusuma tahap 3. Rabu (31/07/2019).

Dikatakan Danramil, bahwa kegiatan tersebut selain untuk mendampingi para petani dalam menggarap lahan mereka, juga untuk mensosialisasikan pupuk wijayakusuma Nutrition kepada Poktan yang ada di kecamatan Tonjong.

“ Kegiatan ini merupakan pendampingan kepada para petani, sekaligus untuk memperkenalkan pupuk wijayakusuma nutrition, yang mana pupuk ini sudah terbukti bisa meningkatkan hasil pertanian, sehingga diharapkan untuk para petani juga mau menggunakan pupuk wijayakusuma tersebut,”ungkapnya.

Kapten Suwardi menambahkan, pihaknya akan memberikan pendampingan kepada petani dan pada lahan demplot yang dibuat tersebut sampai dengan masa panen.

“ Kita dari awal sudah berikan pendampingan dari masa pengolahan lahan, perawatan lahan hingga masa panen, dan ini bentuk konsistensi kita untuk selalu mendampingi petani dalam rangka meningkatkan hasil pertanian mereka yang berujung pada kesejahteraan para petani dan tercipta ketahanan pangan nasional,”pungkas Danramil. (Utsm).

Jalan Menuju Acara Mitigasi Kekeringan Di Desa Wanatawang Brebes

Brebes | Wartakodimbrebes.com - Dalam upaya mengantisipasi dampak yang ditimbulkan akibat kekeringan di wilayah, Babinsa Wanatawang Koramil 17/Songgom Sertu Sudarto menggandeng Kepala Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Poktan Tani Maju dan para petani untuk melakukan mitigasi kekeringan. Rabu (31/07/2019).

Pembersihan jalan menuju arah tempat dilaksanakannya kegiatan mitigasi kekeringan menjadi tanggungjawab bersama. Kata Babinsa

Suloso, AMd selaku PPL juga mengucapkan terima kasih kepada Babinsa, karena selama ini mengawal dan mendampingi PPL dan Petani mulai bantuan benih Pemerintah turun, budidaya sampai dengan panen selalu koordinasi dan terjalin kerjasama yang baik.

Untuk diketahui, kegiatan dan upaya mengatasi mitigasi kekeringan ini untuk antisipasi menghadapi dampak kekeringan di wilayah Dukuh Pengilon Desa Wanatawang dan sekitarnya yang dilakukan bersama instansi terkait guna penanganan permasalahan yang terdampak kekeringan sehingga hasil panen bisa dimaksimalkan. (Utsm).