Selasa, 16 November 2021

Gencar Vaksinasi Covid-19, Brebes Kini Berstatus PPKM Level Dua


Brebes – Serbuan vaksin covid-19 TNI Kodim 0713 Brebes masih terus dilakukan di 17 kecamatan di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kali ini sasaran vaksinasi dosis kedua digelar di SMA Muhammadiyah Tonjong, Kecamatan Tonjong, yang diperuntukkan bagi para guru dan muri. Selasa (16/11/2021).

Disampaikan Pjs. Pasi Ops Kodim 0713 Brebes, Kapten Arhanud Suryadi SH, capaian vaksinasi di SMA tersebut adalah 100 persen dari target 200 dosis/orang.

Menurutnya, serbuan vaksinasi massal Kodim Brebes ini adalah salah satu percepatan vaksinasi di Kabupaten Brebes untuk segera menurunkan status PPKM dari level 3 menjadi level 2.

“Dalam menanggulangi penyebaran covid-19, Kodim dan Polres Brebes terus membantu Pemda melakukan serbuan vaksinasi. Alhamdulillah, dengan percepatan itu maka saat ini Brebes sudah menyandang status PPKM Level 2 dengan cakupan vaksinasinya dosis pertama 50 % dam cakupan vaksinasi lansia tercapai 40 %,” terangnya.

Dijelaskannya lanjut, turunnya status PPKM dari level 3 menjadi level 2 secara resmi ditetapkan oleh Mendagri melalui Instruksi Mendagri No. 60 tahun 2021, tanggal 15 November 2021, tentang PPKM level 3, 2, dan 1 coronavirus disease 2019 untuk wilayah Jawa dan Bali, dimana Brebes menjadi salah satu kabupaten yang kini berstatus PPKM level 2.

Jadi berdasarkan status itu, obyek-obyek wisata di Brebes sudah dapat dibuka secara umum.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Tonjong, Ansori S.Pd, mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak TNI dan Puskesmas Tonjong.

Ia berharap, pasca vaksinasi kepada para guru dan anak didiknya maka penyebaran covid-19 di wilayah Tonjong dapat dikendalikan. Menurutnya, vaksinasi itu merupakan bentuk ikhtiar dalam menjaga kesehatan dan juga bentuk kepatuhan terhadap pemerintah selama pandemi covid.

Untuk diketahui, sehari sebelumnya (15/11), vaksinasi kepada para tenaga pengajar dan murid dilakukan di SMP Muhammadiyah Tonjong, dengan capaian 100 persen dari 200 dosis. (Aan/Red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar