Sabtu, 12 Januari 2019

Dengan ini Warga Losari Brebes Hindarkan Amukan Kembali Cisanggarung Pantura

Brebes | Wartakodimbrebes.com - Jalan Utama Pantura perbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat sepanjang 1,5 kilometer tepatnya di wilayah Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, pernah lumpuh total. Pemicunya adalah jebolnya tanggul Sungai Cisanggarung pada Jumat, 23 Februari 2018 silam di tiga titik yang berada di Desa Bojongsari (15 meter) dan Kalibuntu.

Hal ini dipicu tanggul tidak kuat menahan debit air sungai yang meningkat tajam pada puncak musim penghujan saat itu. Ratusan rumah di 11 desa (3.693 KK) terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 80 cm hingga 1,5 meter serta ribuan hektar sawah. Desa Jatisawit, Karangsambung, Bojongsari, Babakan, Kalibuntu, Kedungneng, Randusari, Pekauman, Losari Kidul, Kecipir dan Limbangan, kesemuanya mendapatkan jatah air limpasan. Tiga jiwa terenggut dan bahkan ada yang hanyut sampai ke wilayah Kecamatan Tanjung.

Banyak kendaraan yang terpaksa berputar balik menuju Cirebon melalui jalan tol. Luapan sungai mulai membanjiri jalur pantura pada pukul 10.00 WIB. Selain Cisanggarung, tanggul Sungai Kauman yang tak jauh dari Jalur Pantura juga ikut jebol sehingga ketinggian air di jalan raya mencapai 50 sentimeter melebihi tinggi median jalan.

Alam memang tak bisa dilawan, sehingga tidak ingin kejadian terulang jelang puncak curah hujan pada Februari nanti, masyarakat Desa Randusari Kecamatan Losari melaksanakan karya bakti penguatan tanggul Cisanggarung.

Dibenarkan motivator yaitu Babinsa setempat dari Koramil 05 Losari Kodim 0713 Brebes, Serda Sayidi bahwa, sekitar 40 orang warga binaannya telah menambal tanggul pada titik pada titik kritis dan terkelupas sepanjang 100 meter dengan spesi/plesteran. Sumber dana berasal murni dari swadaya masyarakat setempat. (Aan0713)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar