Minggu, 06 Januari 2019

Tak Ingin Kecolongan, Babinsa Salem Brebes Mitigasi Bencana Longsor

Brebes | Wartakodimbrebes.com – Trauma healing tanah longsor yang merenggut 18 jiwa (empat belum ditemukan) dan belasan luka-luka, belum hilang di benak masyarakat Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem. Kejadian berskala nasional ini terjadi pada 22 Februari 2018 lalu, hal ini diungkapkan Bati Tuud Koramil 13 Salem, Pelda Jahri. Sabtu malam (5/1/2019).

Dijelaskannya juga, sebelumnya Mahasiswa UGM Yogyakarta bersama BPBD Provinsi Jateng dan Kabupaten, telah memasang EWS (Early Warning System) di tiga tempat berbeda pasca kejadian tersebut, yaitu berlokasi di Bukit Labuan Bulan (mahkota longsoran) dan Dusun Jojogan untuk mendeteksi pergerakan tanah, sedangkan di Dusun Nangka Gede akan berbunyi apabila curah hujan lebat.

“Sirine EWS akan berbunyi jika terjadi pergerakan tanah di Labuan Bulan. Selanjutnya apabila bukit tersebut longsor, dampaknya akan menuju ke Dusun Jojogan, Cibuhun dan Nangka Gede. Jadi, warga kami bisa menjauh dari titik rawan bencana lebih awal jika sirine di Nangka Gede berbunyi tanpa harus menunggu bunyi alarm pergeseran tanah,” ungkapnya.

Di Jojogan sendiri, retakan ini lebarnya 30 centimeter dan panjang 10 meter pada tebing setinggi 7 meter. Tujuh perumahan penduduk disini dengan 20 orang, perlu meningkatkan kewaspadaan karena tanah mudah terlepas di sekitar mahkota longsor lama, jika terlalu banyak menyerap air di puncak musim penghujan Januari-Februari 2019. Pihaknya juga telah memetakan jalur dan tempat evakuasi mulai dari Dusun Cibuhun ke Cinangka dengan titik kumpul pertama di Balai Desa Pabuaran, sedangkan titik kumpul kedua terletak di Masjid Nurul Huda Dusun/Desa Pasirpanjang. Untuk Helipad berada di dua Lapangan Sepak Bola, yaitu Pasirpanjang dan Pabuaran.
“Jika terjadi bencana kembali, untuk Dapur Umum (DU) akan didirikan di Depan Kantor Desa Pasirpanjang dan Pabuaran, kedua tempat ini kini juga berfungsi sebagai Posko Penanganan Bencana Alam. Untuk rujukan penanganan medis terdekat yaitu Puskesmas Bentar Salem, RSUD Kecamatan Bumiayu dan RSUD Majenang Kabupaten Cilacap. Sosialisasi bagi warga kedua warga desa binaan ini sedang kami rencanakan secepatnya,” tutupnya. (Aan 0713).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar